× HOME GRACAK PERISTIWA NASIONAL INVESTIGASI POLITIK HUKUM EKONOMI OPINI VIDEO
Logo
🔍
HUKUM

Rupanya Pertemuan di Jakarta Antara Gubernur Jambi dengan Rudi Wage Bahas Jatah Varial Adi Rp 3M 

Penulis: Habib Hidayat
Editor: Agri Randa Saputra
Kamis, 05 Maret 2026 | 18:47 WIB

Gracak.com, Jambi - Dalam Persidangan lanjutan terkait kasus korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, disebutkan nama Gubernur Jambi Al Haris yang menanyakan Jatah Varial Adi Putra kepada Rudi Wage selaku pihak broker, yang nominalya cukup pantastis.

Hal ini terungkap dari pertanyaan majelis hakim kepada saksi Vahrial Adi Putra, dalam agenda sidang pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Jambi pada Kamis (05/03/2026). Hakim mengatakan pertemuan itu di salah satu tempat di Jakarta. 

“Dalam pertemuan Gubernur Jambi dengan Rudi Wage di salah satu tempat di Jakarta. Gubernur menanyakan pak kadis sudah dapat berapa kepad Rudi Wage?. lalu dijawab Rudi Wage sudah Rp 3 Miliar, bagaimana itu?,“ tanya majelis hakim kepada Varial Adi. 

Sontak Varial Adi panik, dan langsung membantah pertanyaan majelis hakim, ia memastikan itu tidak benar adanya aliran tersebut. “Tidak ada (menerima uang sebesar Rp.3M),” jawabnya singkat. 

Pertanyaan hakim sinkron dengan persidangan sebelumnya, Dimana saksi Bukri mengaku adanya pertemuan privat antara gubernur Jambi dengan Gubernur Al Haris.

Selain itu,dalam persidangan juga disinggung mengenai permintaan Gubernur Jambi Al Haris melalui Varial Adi Putra kepada PT TDI uang sebesar Rp 2,5 M untuk keperluan Gubernur.

Hal ini ditanyakan kuasa hukum pihak PT TDI. “Benarkah ada permintaan Rp 2,5 M, kepada PT TDI yang saat itu bapak marah karena PT TDI tidak sanggup?,” tanya kuasa hukum.

Varial membantah adanya titipan tersebut, namun ia membenarkan adanya pertemuan dengan PT TDI. “Tidak ada (minta jatah Gubernur/red), jadi tujuan ingin melihat alat, saya lihat PT TDI tidak sanggup mengadakan alat, jadi di bleklis dan saya pulang,” jelasnya. 

Selain itu ia menjelaskan terkait marahnya kepada saksi Bukri, saat ditanya masjelis hakim. “Saya ke PT TDI karena saya masih baru di dinas Pendidikan. Kalau kepada Bukri wajar dia bawahan, salah saya benarkan,” katanya.  

Meski demikian, Geraca mencoba mengkonfirmasi kepada Gubernur Jambi Al Haris melalui pesan whatsapp, namun hingga saat ini belum ada keterangan pasti mengenai pertemuannya Bersama Rudi Wage.

1 2
Bagikan Artikel
Rekomendasi