“Intinya memang harus rajin-rajin kita Pemprov turun ke bawah, sidak ke pasar. Supaya walaupun terjadi lonjakan, harganya jangan terlalu jauh (naiknya),” imbuhnya.
Selain memantau kondisi harga di Kota Jambi, Samsul juga menyoroti perkembangan harga di daerah pemilihannya, yakni Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin. Berdasarkan data yang ditampilkan dalam GPM, stabilitas harga di kedua daerah tersebut dinilai lebih baik dibandingkan di Kota Jambi.
“Kalau Sarolangun tadi saya lihat tabelnya lebih baik dari Kota malahan. Hanya kedelai tadi ada selisih sekitar Rp 2 ribu sampai Rp 3 ribu,” jelasnya.
Ia memastikan program Gerakan Pangan Murah telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan adanya pengawasan dan intervensi pasar melalui GPM, diharapkan harga kebutuhan pokok tetap stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah fluktuasi harga menjelang Ramadan.
