GRACAK.COM, JAMBI – Menjelang berakhirnya bulan Suci Ramadhan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada tahun 2026, suasana kebersamaan terlihat dalam pertemuan meja bundar antara Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, bersama sejumlah wartawan di Jambi.
Pertemuan singkat yang dikemas dalam kegiatan buka puasa bersama tersebut bukan menjadi ajang promosi jabatan, melainkan momentum kebersamaan untuk membahas berbagai persoalan serta gagasan dalam membangun Provinsi Jambi.
Dalam diskusi itu, sejumlah isu turut menjadi pembahasan, mulai dari peristiwa pembobolan Bank Jambi, memanasnya konflik Timur Tengah antara Iran, Israel dan Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu pasokan minyak global, hingga persoalan pembangunan infrastruktur di Jambi.
Bukan tanpa alasan, Ivan Wirata yang juga pernah menjabat sebagai mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi dinilai memahami kondisi pembangunan daerah. Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi dirinya dalam menyampaikan berbagai wacana dan gagasan terkait pembangunan Jambi ke depan.
Meski Bank Jambi tengah diterpa kasus pembobolan serta adanya ancaman ekonomi global, Ivan Wirata tetap menawarkan sejumlah ide untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Di antaranya pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung serta peningkatan infrastruktur, termasuk jalan perkebunan bagi para petani.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu menyebutkan bahwa peningkatan perekonomian daerah sangat bergantung pada kesejahteraan para petani, mengingat sebagian besar masyarakat Provinsi Jambi berprofesi sebagai petani.
Untuk itu, Ivan yang akrab disapa IW menegaskan bahwa akses jalan bagi petani harus dibenahi agar distribusi hasil pertanian dapat berjalan lebih lancar.
“Dengan kelancaran akses jalan, harga hasil pertanian tentu akan meningkat,” kata Ivan, Sabtu (15/3/2026).
Hal yang sama juga menurutnya berlaku pada pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung Timur. Ivan mengakui hingga saat ini pelabuhan tersebut belum sepenuhnya beroperasi secara maksimal dan masih membutuhkan berbagai pembenahan.
“Kita di Jambi memiliki Pelabuhan Ujung Jabung yang berskala internasional. Pelabuhan ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan harga komoditas petani. Namun untuk menyelesaikan pembangunannya kita masih membutuhkan anggaran sekitar Rp7 triliun. Jika hanya mengandalkan APBD Jambi tentu tidak cukup,” jelasnya.
